Secangkir teh panas di letak kan di atas mejakukeningku ku kerutkan sedikit
"bukannya aku memesan teh hangat ya"
"kalau panas begini gmana minumnya, apa dia ga tau kalau aku terburu2?"
"apakah si penjual teh ga tau kalau aku sedang berpacu dengan waktu?"
aku melihat sebuah sendok kaleng di dalam teh panas itu
jemariku memegang ujungnya
saraf ku langsung merespon, memberikan isyarat ke otak dan langsung diterjemahkan dengan tepat
"ini adalah rasa panas"
kenapa sendok ini begitu panas?
bahkan lebih panas dari air teh di sekitarnya?
setelah ku lihat - lihat benda ini adalah konduktor panas yg sangat baik,
kaleng ini menyerap panas dari air teh disekitarnya
menjadikan dirinya lebih panas dari semuanya
seperti lilin yg mengorbankan diri untuk menerangi sekitarnya
tapi tunggu dulu, dia tak seperti lilin
tak satupun berkurang dari dirinya
dia tak seperti lilin yg habis terbakar demi ingkungannya
aku masih belum mengerti
yg kulakukan hanyalah mengaduknya dengan pola huruf W
karena itu adalah cara mengaduk yg terbaik menurut artikel yg aku pelajari
selang beberapa menit
sendok itu tak lagi memiliki suhu di atas rata2
dan yg lebih luar biasa, air teh itu sudah menjadi hangat
enak untuk di lahap
sendok ini menyerap panas
kemudian membuangnya ke udara
membuat air disekitarnya hangat
persis seperti yang aku inginkan
dia tak merubah teh, menjadi susu ataupun kopi kesukaanku
jika di analogikan dengan kehidupan, inilah yang harusnya kita lakukan
menyerap panasnya masalah di sekitar kita
menjadikannya hangat
menjadikannya aman
tanpa merubah sesuatu apapun kecuali rasa panas yg menjadi hangat